Cerita Pada Matkul Pemikiran dan Peradaban Islam

Assalamu'alaikum manteman semuaa
Hai, kenalin nih nama aku Kurnia Wahyuningtias, aku sekarang sedang menempuh pendidikan lanjutan di UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Aku mengambil program studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, singkatnya KPI, dari Fakultas Usluhuddin, Adab, dan Dakwah. Pada isi blog ku kali ini, aku akan menceritakan sedikit kegiatan kuliah ku di hari Senin tanggal 28 Agustus 2023 manteman. 

Yakk, hari itu diawali dengan kelas madin (Madrasah Diniyah) yang merupakan program wajib bagi mahasiswa UIN SATU Tuluangagung, program ini ditempuh selama 1 tahun atau 2 semester, karna ini merupakan program wajib, ya jadi harus diikutin ya guys, karna kalau gak ikut madin bakal gak lulus, karna mengikuti program madin itu sebagai salah satu syarat kelulusannya guys. Ya sayang banget dong ya, sudah 4 tahun berjuang melewati lika-liku perkuliahan, terus masak iya gak lulus, kan sangat berchandya itu ya. Di program madin ini buanyak banget kelasnya guys, ada kelas BTQ, kelas Tahfidz, kelas Tilawah, kelas Ula, kelas Wustho, dan kelas Ulya. Jadi tinggal pilih aja mana yang sesuai dengan minat yaa, karna kalau memilihnya sudah sesuai keiinginan sendiri pasti insyaAllah enjoy kok untuk mengikuti programnya sampai tuntas guys. Nah program madin ini dimulai dari jam 07.00-08.30 guys, selesai dari kelas madin aku ada kelas lagi guys, ada matkul Pemikiran dan Peradaban Islam, jadi selesai itu langsung aku cari kelasnya sama teman-teman ku.

Gak lama kemudian dosennya pun datang, dan perkuliahan di mulai. Disini pak dosen menjelaskan tentang pengertian dari masing-masing kata nama matkulnya, yaitu arti pemikiran apa? arti peradaban apa? dan arti Islam itu apa? dan disini dibahas satu persatu. Semuanya berasal dari asumsi, hipotesis, dan teori. Saat itu pak dosennya menanyakan pada seisi kelas, "Islam itu satu, tapi mengapa banyak organisasi Islam?", dan dari 3 teman ku yang ditunjuk untuk mengemukaan pendapatnya, masing-masing dari mereka ada yang mengarah ke tentang pemikiran, mazhab, dan manusia yang berbeda-beda. Nah, dari 3 teman ku tadi saja pendapatnya sudah berbeda-beda kan. Jadi dosen ku luruskan lagi tentang pertanyaan tersebut, jadi beliau mengatakan bahwa "Iya Islam itu satu, tapi pemahaman tentang Islam itu sendiri yang bermacam-macam", makanya kemudian banyak muncul berbagai organisasi Islam.

Islam itu secara bahasa artinya damai. Islam mengalami farming oleh media, membentuk arti baru agar orang lain setuju dengan yang dibicarakan pada media tersebut. Maksudnya gini, jadi ada yang menyebut bahwa Islam itu teroris lah, atau segala macam, nah media ini membawa pemikiran manusia bahwa Islam itu teroris. Tapi sebenarnya Islam tidak seperti itu. 

Islam secara terminologi yaitu agama Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW. melalui malaikat Jibril, ajarannya termuat dalam al-qur'an dan hadist sebagai pedoman kehidupan. Nah maksud dari secara terminologi itu yaitu artiannya secara istilah atau definisinya. 

Allah sebagai tuhan yang mencitpakan alam semesta dan makhluk hidup sangat banyak sekali telah memberi rezeki kepada manusia. Tapi teman-teman pada sudah tau gak, apa rezeki terbaik bagi umat Islam?. Ya, rezeki terbaik umat Islam adalah iman. Mengapa kok iman? Karna dengan iman kita makin mendekatkan diri pada sang pencipta, kita makin bersyukur atas apa yang telah diberikan oleh-Nya, kita semakin taat, dan kita juga semakin jauh dari maksiat. Iman adalah kenikmatan yang manis, dengan iman kita tenang. Kalau iman telah jauh dari diri kita, kita pasti akan merasa gelisah dan tidak tenang walau dimanapun berada. Maka carilah ketenangan mu dengan berdzikir untuk mengingat Allah, dan perbaikilah iman mu. 

Meningkatkan iman tidak perlu langsung melakukan hal-hal besar dan banyak, malah lebih baik itu ibadah yang sedikit yang penting istiqomah, dari pada ibadah banyak tapi jarang-jarang atau gak rutin nelakukannya. Contohnya gini ajalah, sholat 5 waktu jangan sampai ada yang bolong. Cukup lakukan itu secara istiqomah dahulu, nanti mau sunnah-sunnahnya pun akan mengikut sendiri. Kuncinya adalah istiqomah, tapi jujur istiqomah adalah hal gak mudah manteman, ya tau sendiri kan kadang iman dalam diri kita suka naik turun, taoi harus tetap semangat untuk mempertahankan keistiqomahan manteman.

Terus juga bisa baca sholawat, ini sebagai kita bisa menjalankan salah satu fungsi agama. Fungsi agama Islam itu ada 5 yaitu, menciptakan optimisme, meningkatkan hubungan sosial, mengurangi kecemasan, landasan akhlak mulia, dan penggerak perubahan. Kita harus belajar ilmu agama tanpa henti, semakin kita belajar semakin terlihat betapa miskinnya diri kita akan ilmu yang sangat luas itu. Jadi kita harus terus belajar baik di bangku sekolah maupun dalam kehidupan. Orang yang berhenti belajar berarti sudah merasa cukup sehingga ia tidak memerlukan lagi apa itu belajar. 

Hendaknya kita selalu istiqomah walau melakukan hal kecil kebaikan, mungkin awalnya terpaksa, namun jika sudah menjadi habits dalam diri kita niscaya itu akan menjadi keistiqomahan untuk diri kita, dan bila tidak mengerjakannya kita jadi merasa ada yang kurang. Belajar bisa dimana pun, dari mana pun, dan kapan pun. Manfaatkan lah hal itu sebaik-baiknya sebelum semua nikmat yang telah diberi oleh Allah dicabut oleh-Nya. Yukss mari manteman, sama-sama kita istiqomah, belajar memperbaiki diri sendiri lagi. 

Terima kasih manteman semua yang sudah baca sampai habis, semoga tulisan ini dapat memotivasi kita untuk memperbaiki diri, dan bermanfaat untuk kita semua ya, insyaAllah semoga kita bertemu di blog selanjutnya yaaa, salam kenal manteman semuaa. Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Komentar