Peradaban Islam Pada Masa Rasulullah

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Agama Islam telah menyebar luas ke berbagai penjuru dunia dengan cepat. Hanya membutuhkan waktu sekitar 23 tahun untuk agama Islam tersebar merata di bagian Jazirah Arab. Penyebaran ini dibagi menjadi dua periode, yaitu periode Mekkah selama 13 tahun dan periode Madinah selama 10 tahun. Namun, dalam proses penyebaran agama Islam ini tidaklah mudah, Nabi Muhammad SAW. banyak sekali mendapat tantangan, terutama dari para kaum Quraisy pada saat di Mekkah. Berbeda saat Rasulullah berdakwah di Madinah, beliah banyak mendapat dukungan dan disinilah awal peradaban Islam dimulai, di Madina selain sebagai pemimmpin agama, Rasulullah juga sebagai pemimpin di bidang politik.

Baik, dari pada makin penasaran gimana cerita selanjutnya, yuk baca sampai habis bersama saya Kurnia Wahyuningtias mahasiswi UIN Sayyid Ali Rahmatullah, dengan program studi KPI, akan menemani menjelajahi peradaban Islam pada masa Rasulullah lewat layar dan ketikan ini.

1. PERADABAN ISLAM MASA RASULULLAH PERIODE MEKKAH
Pada periode ini, Rasulullah lebih menitikberatkan pada moral, akhlak, dan tauhid kepada masyarakat Arab waktu itu. Menurut catatan sejarah, dahulu sebelum Islam datang masyarakat Arab masih menyembah patung berhala, terdapat sekitar 360 patung berhala, selain itu ada juga yang menyembah api, binatang, dan langit, ada juga yang masih menjadi penganut Yahudi. Zaman ini disebut sebagi Zaman Jahiliyah. Mengapa begitu? Karna pada zaman itu manusia tidak berperillaku sebagai mausia, memiliki moral dan akhlak yang buruk, berikut beberapa akhlak buruk yang dilakukan masyarakat Arab waktu itu:
a. Memandang rendah derajat manusia, mereka mebunuh bayi-bayi perempuan, dan memperjual belikan wanita.
b. Mereka suka minum khamr.
c. Mereka suka berjudi, mengundi nasib, merampok, dan mencuri.
d. Mereka masih menyembah berhala.
e. Mereka suka peperangan dan perselisihan.

Awalnya Rasullullah melakukan dakwahnya ini secara sembunyi-sembunyi selama 3 tahun, namun setelah turun wahyu dari Allah dan diperintahkan untuk berdakwah secara terang-terangan, perintah ini terdapat dalam QS. Al-Hajj ayat 94. Setelah itu, pertama kalinya beliau berdakwah pada istrinya yaitu Siti Khodijah, kemudian pada pamannya yaitu Ali bin Abi Thallib, kemudian pada sahabatnya yaitu Abu Bakar A-Siddiq, dan kepada budak yang beliau merdekakan yaitu Zait bin Tsabit. Dari sini lah ada beberapa lagi yang menyusul masuk Islam lewat Abu Bakar, mereka ada 7 orang dan merekaa dissebut sebagai Assabiqunal Awwalun (orang-orang yang lebih dahulu masuk Islam) yaitu ada. Ustman bin Affan, Zubair bin Awwan, Saad bin Abi Waqash, Abdur Rahman bin 'Auf, Thalhah bin Ubaydillah, Abu Ubaidah bin Jarrah, dan Al Arqam bin Abil Arqam.

Seperti yang telah disampaikan di awal tadi, bahwa ketika Nabi Muhammad SAW. melakukan dakwah di Mekkah ini tidaklah mudah dan banyak mendapat tantangan dari kaum kafir Quraisy, dan ini menimbulkan beberapa faktor berikut:
a. Mereka tidak bisa membedakan antara kenabian dan kekuasaan.
b. Nabi Muhammad SAW. menyetarakan hak antara bangsawan dan hamba sahaya.
c. Para pemimpin Quraisy tidak mau percaya dan menerima ajaran bahwa akan ada hari kebangkitan dan hari pembalasan.
d. Taqlid pada roh nenek moyang adalah kebiasaan masyarakat Arab waktu itu.
e. Para pembuat patung berhala menganggap Islam sebagai penghambat rezekinya.

Pokok-pokok ajaran tauhid yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW. terdapat dalam QS. Al-Fatihah, yaitu sebagai berikut:
a. Bahwa Allah adalah pencipta alam semesta yang sebenarnya.
b. Bahwa Allah telah memberi nikmat kepada makhluk-Nya.
c. Bahwa Allah adalah raja harii kemudian yang akan memperhitungkan amal perbuatan manusia.
d. Bahwa Allah adalah sesembahan yang sebenarnya dan satu-satunya.
e. Bahwa Allah adalah penolong sebenarnya oleh karena itu kita meminta pertolongan hanya kepada Allah.
f. Bahwa Allah sebenarnya yang membimbing dan memberi petunjuk kepada manusia.

Dari sini, disamping Rasulullah mengajarkan tauhid, beliau juga mengajarkan Al-Qur'an secara utuh dan sempurna yang akan menjadi milik umatnya selanjutnya dan akan menjadi warisan secara turun temurun, menjadi pegangan dan pedoman untuk umat Islam. Islam semakin berkembang setelah masuk Islamnya Umar bin Khattab. Saat itulah kaum kafir Quraisy makin melemah, dan perkembangan Islam mulai bebas dan leluasa. Namun tetap saja, akibat hati para pemimpin Quraisy bersikap keras, membuat Rasulullah hijrah ke Madinah. 

 2. PERADABAN ISLAM MASA RASULULLAH PERIODE MADINAH
Pada periode ini Rasulyllah melakkukan dakwah selama 10 tahun. Periode ini di awali dengan sejumlah penduduk Yastrib datang ke Mekkah untuk berhaji, mereka terdiri dari suku Aus dan suku Khazraj, yang masuk Islam dalam tiga golongan:
a. Pada tahun ke-10 kenabian, mereka terdiri dari suku Aus dan suku Khazzraj, mereka sering bertrikai dan menginginkan perdamaian.
b. Pada tahun ke-12 kenabian, sekitar 10 orang suku Khazraj, 2 orang suku Aus,, dan 1 orang wanita menemui nabi di tempaat yang bernama Aqabah, mereka ingin menjadi pengikut Rasulullah dan mereka mengucapkan ikrar kesetiaan, kemudian disebut sebagai baiat Aqabah pertama.
c. Pada tahun ke-13, jama’ah haji Yastrib berjumlah 73 orang dari penduduk Yastrib mereka meminta Nabi untuk pindah ke Yastrib, mereka berjanji untuk membela Nabi. Kemudian juga mengadakan perjanjian yang dinamakan perjanjian Bai’ah Aqabah II.

Kota Yatsrib setelah Nabi hijrah dinamakan Madinah. Semakin lama kelamaan di Madinah ini semakin banyak yang masuk Islam. Dari sinilah awal mula perkembangan Islam dimulai, dan menyebar ke berbagai penjuru dunia. Kota Madinah ini disebut sebagai Madinatun Nabi (Kota Nabi) atau Al Madinah Al Munawarra. Disini Rasulullah banyak membangun tempat ibadah yaitu masjid, selain sebagai tempat ibadah juga berfungsi untuk berkumpul para sahabat untuk mendapat pengajaran dari Nabi Muhammad SAW., dan juga sebagai tempat mussyawarah.

Dengan hijrahnya Rasulullah ke Madinah (Yastrib) ini, komposisi peduduk disana dibaagi menjadi tiga kelompok yaitu:
a. Kaum Muhajirin, yaitu masyarakat Mekkah yang pindah ke Madinah.
b. Kaum Anshar, yaitu penduduk asli kota Madinah. Dinamakan kaum Anshar karna mereka menjadi penolong Nabi Muhammad SAW. dari orang-orang musyrik.
c. Kaum Yahudi yang tinggal di Madinah.

Diantara hal yang dilakukan Nabi pada masa awal di Madinah yaitu mempersaudarakan antara kaum Muhajirin dan kaum Anshar serta mengikat perjanjian damai antara kaum muslimin dan orang-orang Yahudi di Madinah.

Baiklah sampai pada akhir cerita Peradaban Islam Pada Masa Rasulullah, semoga tulisan ini bermanfaar untuk semua, jika ada salah kata penlis mohon maaf. Terima kasih yang telah membacanya. Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Komentar