Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh, haiii kembali lagi bersama Kurnia Wahyuningtias dari prodi KPI, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Pada blog kali ini, saya mau menceritakan perkuliahan ku di hari ini tentang mata kuliah Pemikiran dan Peradaban Islam, dengan materi "Peradaban Islam Di Spanyol". Baik langsung saja disimak yukss
Islam pernah mengusai masa-masa keemasan dengan menguasai wilayah 3/4 bumi ini, nah salah satunya itu wilayah Spanyol (Andalusia) yang dikuasai orang Islam. Spanyol diduduki umat Islam pada zaman Khalifah Al-Walid (705-715 M), yaitu salah seorang khalifah dari Bani Umayyah yang berpusat di Damaskus. Dalam proses penaklukan Spanyol terdapat tiga pahlawan yang dapat dikatakan paling berjasa memimpin satuan-satuan pasukan kesana. Mereka adalah Tharif Ibn Malik, Thariq Ibn Ziyad, dan Musa Ibn Nuzhair. Dari tiga pahlawan ini, yang lebih banyak dikenal sebagai penakluk Spanyol karena pasukannya lebih besar dan hasilnya lebih nyata yaitu Tharif Ibn Malik. Kemenangan pertama yang dicapainya itu membuka jalan untuk penaklukan wilayah yang lebih luas lagi dengan suatu pasukan yang besar. Kemenangan-kemenangan yang dicapai umat Islam tampak begitu mudah. Lalu, hal ini tidak dapat dipisahkan dari dua faktor yaitu: Pertama faktor eksternal dari kondisi sosial dan ekonomi negeri ini berada dalamkeadaan menyedihkan secara politik. Kedua faktor internal dari suatu kondisi yang terdapat dalam tubuh penguasa.
Kemudian perkembangan Islam di Spanyol ini ada enam periode, yaitu: Periode pertama (711-755 M) disini belum penguasaan Islam tercapai sempurna, masih ada gangguan-gangguan seperti perselisihan penguasa. Periode kedua (755-912 M) disini umat Islam Spanyol mulai banyak kemajuan dari bidang politik dan bidang peradaban. Periode ketiga (912-1013 M) disini sudah mencapai puncak kemajuan dan kejayaan. Periode keempat (1013-1086 M) disini Spanyol terpecah menjadi lebih tiga puluh negeri kecil di bawah pemerintahan raja-raja golongan. Periode kelima (1086-1248 M) disini walau terpecah masih ada kekuatan yaitu dari Dinasti Murabhitun dan Dinasti Muwahhidun. Periode keenam (1248-1492 M) disini kembali mengalami kemajuan seperti zaman Abdurrahman Al-Nasir.
Dari proses masuknya Islam dan perkembangan Islam di Spanyol, ada banyak kemajuan yang terjadi dalam peradaban Islam di Spanyol yaitu:
a. Kemajuan ilmu pengetahuan dan kebudayaan, mulai dari ilmu filsafat, sains, fikih, musik dan kesenian, bahasa dan sasaran, dan kemajuan pembangunan fisik.
b. Faktor pendukung kemajuan, yaitu:
1). Adanya penguasa yang berwibawa.
2). Adanya kebijaksanaan penguasa.
3). Penguasa menegakkan toleransi beragama.
4). Masyarakat Spanyol Islam merupakan masyarakat yang majemuk.
5). Adanya kepastian budaya Islam.
c. Penyebab kemunduran dan kehancucan Spanyol Isam, yaitu:
1). Konflik Islam dan Kristen.
2). Tidak adanya ideologi pemersatu.
3). Tidak jelasnya sistem peralihan pemerintahan.
4). Keterpencilan.
Nah, kemudian ada pengaruh peradaban Islam Spanyol di Eropa. Kemajuan Eropa yang terus berkembang hingga saat ini telah berhutangbudi ke pada khazanah ilmu pengetahuan Islam yang berkembang di periode klasik. Pengaruh ilmu pengetahuan Islam di Eropa yang sudah berlangsung sejak abad ke-12 M itu menimbulkan gerakan kebangkitan kembali (Renasissance) peninggalan pemikiran Yunani di Eropa padaabad ke -14 M yang bermula di Italia, kemudian gerakan teformasi pada abad ke-16 M dan easionalisme pada abad ke-17 M, serta disusul dengan pencerahan (Aufklarung) pada abad ke-18 M.
Baiklahh manteman, itu cerita dari saya hari ini, semoga dapat bermanfaat untuk kita semua, semangat berproses dan pergunakan masa muda dengan sebaik-baiknya dengan hal positif, karna itu tidak akan datang untuk yang kedua kalinya. Sampai bertemu agi padcerita blog selanjutnya, insyaAllah yaa.
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Komentar
Posting Komentar