Pertemuan Ketiga tentang Ilmu, Filsafat, dan Agama

Ilmu itu dibagi menjadi 2, yaitu:
1. Pengetahuan, yaitu ilmu yang belum teruji secara ilmiah. Contoh: makanan/minuman khas Jawa adalah es doyan. 
2. Ilmu pengetahuan, yaitu ilmu yang sudah teruji secara ilmiah. Contoh: adek yang sakit, berobat ke dokter. 

Ilmu pengetahuan adalah kumpulan pengetahuan yang di sistematika melalui metode ilmiah. Ilmu pengetahuan merupakan kode metode pendekatan terhadap seluruh dunia empiris. Ilmu pengetahuan merupakan suatu cara yang mengizinkan para ahli untuk menyatakan suatu proposisi. 

Empiris yaitu bisa dilihat oleh mata, dipegang, bisa dibuktikan dengan alat bantu. 
Proposisi yaitu kesimpulan yang dibuat oleh para ahli dengan mengamati gejala. Contoh: lagi periksa ke dokter, terus dibilang oleh dokternya terkena sakit apa. 

Agama adalah seperangkat aturan hidup yang berasal dari Allah. Agama bersifat universal dan perticular. Ada 4 perangkat agama, yaitu: 1. Tuhan, 2. Aturan, 3. Nabi, 4. Penganut. 

Hubungan ilmu pengetahuan, filsafat, dan agama:
1. Semuanya berbicara kebenaran, bedanya pada sumber kebenaran ilmu pengetahuan menemukan kebenaran dengan riset/metode ilmu. Filsafat menemukan kebenaran dengan logika. Agama menemukan kebenaran dengan keyakinan. 
2. Ilmu pengetahuan kebenarannya bersifat empiris. Filsafat kebenarannya bersifat spekulatif. Agama kebenarannya bersifat absolute. 

Komentar