"Tren Riset Antropologi Agama"
Tren = update tentang ISU-ISU tentang agama
Tema-tema di Metodologi Penelitian Baru dalam Ilmu Sosial. Karna ga tau harus apa, makanya menulis. Ada hal yang tidak serius tapi diseriuskan. Da antropologi jangan terkecoh dari penampilan.
Peluang Studi Antardisiplin: Kajian Tentang Agama
Hal ini sangat penting, karna semua ilmu saling berkaitan. Sebagai negara yang multietnit, membuat peluang semakin terbuka. Islam penuh keragaman, segala macam ada. Secara antropologi tidak untuk menghakimi, ini salah atau benar. Klasik bukan berarti lama kemudian ditinggalkan. Bisa dipoles kalau metodologi nya canggih.
Peluang Studi Antardisiplin: Kajian tentang Agama
• Yang juga luar biasa adalah keikutsertaan umat beragama dalam kampanye demokrasi yang mendedikasikan diri mereka untuk merumuskan argumen keagamaan untuk mendukung pluralisme, demokrasi, hak-hak perempuan, dan masyarakat sipil.
• Di daerah-daerah banyak terdapat aliansi dan kompetisi atas interpretasi simbol- simbol agama dan budaya, dan kontrol lembaga negara dan publik. Hubungan antara agama, politik, dan aspek-aspek sosial-budaya lainnya sangat rumit ketika mereka ditransformasikan menjadi simbol, wacana, dan praktik publik. Kelompok-kelompok elit agama dan individu menimbuikan tantangan bagi. Otoritas negara dalam pencarian tatanan sosial
• Munculnya paradoks:
(1) Rendahnya kualitas demokrasi dalam aspek-aspek seperti kelangkaan masyarakat sipil yang otonom dan kuat, frekuensi kekerasan etnis dan agama, dan prevalensi populisme, klientelisme, dan korupsi,
(2) Indonesia dapat dikatakan telah berhasil menciptakan pemerintahan yang baik di masa pasca Orde Baru, dalam mewujudkan mantra "membawa pemerintah lebih dekat kepada rakyat: dalam arti politik pemilu dan desentralisasi: dan dalam penguatan identitas lokal.
Etnografi adalah sebuah cabang dalam antropologi dan merupakan sebuah studi sistematis mengenai budaya individu dan kelompok. Etnograli mengeksplorasi fenomena budaya dari sudut pandang subjck penelitian. Etnografi fi juga merupakan jenis penelitian sosial yang melibatkan pemeriksaan (examination) perilaku partisipan dalam situasi sosial tertentu dan pemahaman interpretasi anggota kelompok sendiri terhadap perilaku.
Sebagai bentuk penyelidikan, etnografi sangat bergantung pada observasi partisipan pada peneliti yang berpartisipasi dengan dalam setting tertentu atau dipelajarinya dan be mendokumentasikan secara rinci tentang pola interds berusaha orang-orang yang untuk intang pola an perspektifpartisipan, dan untuk memahami hal tersebut dalam konteks lokal mereka.
Etnografer biasanya menggunakan metode kualitatif, meskipun mereka juga dapat menggunakan data kuantitatif. Tipikal etnografi terkait dengan studi holistik dan mencakup sejarah singkat I dan analisis tentang kekhasan suatu subjek penelitian. Berbagai kelompok dan organisasi telah dipelajari dengan metode ini, termasuk komunitas tradisional dan aliran keagamaan. Secara tradisional, etnografi mengandalkan kehadiran fisik peneliti dalam suatu selling tertentu. Saat ini, etnografi juga digunakan untuk memahami masa lalu dan untuk memahami dunia virtual atau dunia dalam jaringan (online) yang sering disebut sebagai online ethnography, netnography, cyber-ethnography atau digital ethnography.
Komentar
Posting Komentar